Sabtu, 09 Desember 2023

Cerita Dewasa Pengalaman Entot dengan Tante Kost Sangean

Cerita Dewasa Pengalaman Entot dengan Tante Kost Sangean

Narasi sex Sang Sandy pemuda polos termakan rayuan ibu kostnya yang memikat Sandy hingga Sandy layani ibu kostnya itu. Langsung.Masa itu Di indekos saya tiduran sekalian ngelamun. Di luar gerimis yang turun semenjak sore belum selesai hingga menambahkan dinginnya udara malam, dikota yang bersuhu sejuk. Malam minggu tanpa kekasih dan hujan juga membuat Sandy jemu. Dicoba pejamkan matanya memikirkan suatu hal.sebuah hal. Yang ada ialah seraut muka elok berkerudung. Teh Larah, ibu kostnya (saya kerap panggil ibu kostku itu dengan panggilan teteh).Dibayangkannya wanita itu tersenyum manis sekalian buka kudungnya, mengeraikan rambutnya yang hitam panjang. Buka satu-satu kancing pakaiannya. Menunjukkan kulit putih mulus dan sepasang buah dada montok yang disanggah BH merah jambu. Dan buah dada itu makin memperlihatkan keelokannya secara utuh saat penyangganya sudah dilepaskan. Sepasang gunung kembar padat berisi dengan puting merah kecoklat-coklatan pada dua pucuknya menggantung cantik.


Lampau tangannya buka kancing celana panjang yang selekasnya melaju kebawah. Tinggallah selembar celana dalam, yang sewarna BH, membuntel pinggul montok. Seperti penari strip-tease, selembar kain kecil itu selekasnya juga ditanggalkan. Memperlihatkan selangkangannya yang membusung dihias bulu menghitam, kontras dengan kulitnya yang putih mulus. Didepannya sekarang berdiri wanita telanjang dengan keelokan bentuk badan yang menaikan gairah syhawat.Sandy bangun berdiri sekalian menggaruki tangkai kontol di selangkangnnya yang mulai tegak dan keluar kamarnya ke arah dapur untuk membikin kopi. Sesudah membuat kopi selanjutnya keruang duduk untuk nimbrung menonton TV bersama keluarga tempat dia kos. Baru sekitaran tiga bulan dia kos di rumah keluarga Pak Totok sesudah ia berpindah dari tempat kostnya yang lama. Totok sudah beristri dengan anak satu berusia tujuh tahun.Rupanya ruangan duduk itu sepi, TV nya mati. Mungkin Teh Larah telah tidur bersama anaknya karena Pak Totok sedang ke Jakarta temani ibunya yang sakit. Pada akhirnya Sandy duduk sendiri dan memulai meghidupkan TV. Tetapi rupanya sebagian besar aliran TV yang terdapat gambarnya buruk. Sandy coba semua aliran dan hanya Indosiar yang cukup kelihatan gambarnya walau cukup berbintik. Cerita Skandal


Mungkin antenanya terkena angin, pikirnya.Dengan 1/2 mau tak mau dicicipi film sinetron yang entahlah judulnya apa, kerena Sandy sejauh ini sebelumnya tidak pernah tertarik sama film sinetron Indonesia.Mendadak Sandy dengar pintu kamar dibuka. Dan dari kamar keluarlah wanita yang umum diundang Teh Larah. Sandy terkejut menyaksikan kedatangan wanita itu yang mendadak."Eh, Teteh belum tidur? Keberisikan ya?" bertanya Sandy tergagap"Ah, tidak ada apa-apa. Aku belum tidur kok" jawab wanita itu dengan logat Sunda yang kental.Yang membuat Sandy terkejut sebetulnya bukan kehadiran wanita itu, tetapi performanya yang luar dari rutinitasya. Setiap hari Larah, seperti umumnya ibu rumah-tangga di kota ini, selalu berkerudung rapat. Hingga cuma mukanya yang kelihatan. Dan itu yang sebelumnya membuat tertarik kos di rumah ini saat bertamu pertama kalinya dan berjumpa dengan Larah.Dengan berkerudung malah makin menunjukkan kecantikan muka yang dipunyainya. Dengan alis matanya yang tebal terintegrasi dengan matanya yang bening cantik, hidungnya mancung bangir dan bibirnya yang merah mengembang. Dengan bentuk badan dibalik pakaiannya kelihatan tinggi cocok.Entahlah kenapa Sandy selalu tertarik sama wanita elok berkerudung. Cerita dewasa


Pikiran nakalnya ialah apa yang telah ada dibalik pakaian yang tertutup tersebut. Dan di saat itu juga pikiran kotornya sebelumnya sempat lewat coba memikirkan Larah tanpa baju. Tetapi pikiran itu dibuangnya saat berjumpa dengan suaminya yang kelihatan berwibawa dan berumur cukup lebih tua dari Larah yang tetap di bawah tiga puluh tahun. Pada akhirnya jadilah dia kos di paviliun selain rumah itu dan pikiran kotornya selekasnya dibuang jauh, karena dia enggan pada Pak Totok. Tetapi secara bersembunyi dia terkadang mengambil pandang untuk memerhatikan kecantikan Larah dibalik kudungnya dan terkadang sekalian memikirkan tertelanjangan wanita itu dibalik pakaiannya yang tertutup, seperti barusan.Tetapi malam hari ini Larah berpembawaan lain, tanpa hijab/kudung! Rambutnya yang tidak pernah kelihatan, didiamkan tergerai. Demikian pula dengan pakaiannya, Larah menggunakan daster di atas lutut yang sepintas cukup menerawang dan cuma dilapis oleh kimono panjang yang tidak dikancing. Hingga dimata Fandi, Larah seperti bidadari yang turun dari khayangan. Ayu dan memesona. Mungkin demikianlah bajunya jika tidur."Gambar tivinya buruk ya?" bertanya Larah mencengangkan Fandi."Eh, iya. Antenanya kali" jawab Sandy sekalian merunduk.Sandy makin berdebar-debar saat wanita itu duduk disampingnya sekalian raih remote kontrol. Cerita Pemerkosaan 

Tercium berbau wangi dari badannya membuat hidung Sandy kembang kempis. Dengkul dan beberapa pahanya yang putih kelihatan terang menyembul dari kembali dasternya. Sandy menelan ludah."Semua buruk", kata Larah, "Menonton VCD saja ya?"."Terserah Teteh" kata Sandy tetap berdebar-debar hadapi keadaan tersebut. "Tetapi ada film unyil, tidak apa?" kata Larah sekalian tersenyum memikat.Sandy paham tujuan Larah tetapi tidak percaya film yang diartikan ialah film porno."Ya terserah Teteh saja" jawab Fandi.Larah selanjutnya bangun dan ke arah kamar anaknya. Sandy makin berdebar-debar, dibereskan kain sarungnya dan diakui dibalik sarung itu dia hanya gunakan celana dalam. Diteguknya air digelas. Cukup lama Larah keluar kamar dengan bawa kantung plastik hitam."Ingin menonton yang mana?" tanyanya memberikan sejumlah keping VCD sekalian duduk kembali dari sisi Fandi.Sandy menerimanya dan betul sangkaannya itu VCD porno."Eh, ah yang mana sajalah" kata Sandy tidak dapat menentramkan diri dan memberikan lagi VCD-VCD tersebut. "Ini saja, ada ceritanya" kata Larah ambil salah satunya dan ke arah alat pemutar dekat TV. Cerita Mesum


Sandy coba menentramkan diri."Memang Teteh sukai menonton yang beginian ya?" bertanya Sandymemancing"Ya terkadang, jika sedang jemu" jawab Larah sekalian ketawa kecil"Bapak ?" bertanya Sandylagi"Tidak lah, geram ia jika tahu" kata Larah kembali duduk sesudah menekan knop player.Memang sejauh ini Larah melihat beberapa film itu secara diam-diam dari suaminya yang keras dalam soal kepribadian."Bapak kan orangnya kolot" lanjut Larah "dalam terkait suami-istri tidak ada macamnya. Bosen!"Sandy terheran dengar pernyataan Larah mengenai hal yang rahasia tersebut. Sandy mulai paham ternyata wanita ini kesepian dan jemu dengan tindakan suaminya di tempat tidur. Dan bisa mulai tangkap tujuan wanita ini ajaknya menonton film porno. Dalam hati dia bersorak riang tetapi juga takut, berselingkuh dengan istri orang tidak pernah dilakukan.Sinema mulai, sepasang wanita dan lelaki kelihatan mengobrol mesra. Tetapi Sandy tidak begitu memerhatikan. Matanya malah melihat wanita disampingnya. Larah duduk sekalian mengusung satu kakinya keatas bangku dengan tangannya ditumpangkan dilututnya yang terlipat, hingga pahanya yang mulus semakin lebar terbuka. Sandysudah tidak sangsi."Teteh kesepian ya?" Bertanya Sandy sekalian melihat wanita itu Larah kembali melihat Sandy dengan pandangan berbinar dan menggangguk perlahan-lahan."Anda ingin tolong aku?" bertanya Larah sekalian menggenggam tangan Fandi."Bagaimana dengan Bapak ?" bertanya Sandy ragu tetapi tahu tujuan wanita ini."Janganlah sampai Bapak tahu" kata Larah. "Itu dapat ditata" lanjut Larah sekalian mulai rapatkan badannya.Sandy tidak ingin kembali berpikiran, selekasnya direngkuhnya badan wanita tersebut. Slot dana 5000


Paras mereka sekarang sama-sama bertemu, kelihatan kangen dan keinginan yang berkobar-kobar dimata Larah. Dan bibirnya yang merah mengembang basah mengundang untuk di kecup. Tanpa menanti kembali bibir Sandy selekasnya melumat bibir yang telah mengembang pasrah tersebut. Sandy makin percaya jika wanita ini haus akan sentuhan lelaki saat dirasa kecupannya dibalas penuh gairah oleh Larah.Bahkan juga berkesan wanita itu semakin lebih memiliki inisiatif dan agresif. Tangan Larah menggenggam belakang kepala Sandy dan memencetnya supaya kecupan mereka itu makin rekat melumat. Sandy menyeimbangi kecupan itu dengan penuh nafsu sekalian coba menggairahkan wanita itu semakin lebih jauh, tangannya mulai merabai badan hangat Larah. Disentuhnya paha mulus yang sejak dari barusan menarik perhatiannya, disekanya perlahan-lahan dimulai dari lutut yang lembut halus terus keatas menyelusup terbalik dasternya.Larah tergetar saat jari Sandy sentuh makin dekat wilayah pangkal pahanya. Tangan Sandy memang mulai memasuki sekitar selangkangan wanita itu yang tetap terbungkus celana dalam. Dengan ujung jarinya diseka-usap selangkangan itu yang semakin terbuka karena Larah sudah renggangkan ke-2 pahanya. Dan ternyata Larah sudah makin terlarut keinginannya dan ingin rasakan rabaan langsung pada selangkangannya.Dengan cepat tanpa malu diambilnya celana dalam itu, ditolong oleh Sandy dengan suka hati, hingga terbuka poloslah lembah yang simpan lubang kepuasan tersebut. Slot Pulsa


Selekasnya saja tangan Sandy memasukii lagi lembah hangat punya Larah yang sudah terbuka tersebut. Dirasa bulu-bulu jembut yang lebat dan keriting melingkupi lembah sempit tersebut. Jari Sandy membelai bulu jembut itu dimulai dari bawah pusar terus kebawah.Larah semakin mendesah saat jari Sandy mulai sentuh bibir memeknya. Tersebut sentuhan mesra pertama dari jari lelaki yang dulu pernah Larah merasai pada wilayah kemaluannya.Suaminya sebelumnya tidak pernah ingin lakukan hal tersebut. Dalam bercinta suaminya sebelumnya tidak pernah lakukan pemanasan atau rabaan yang cukup buat menggairahkannya. Umumnya cuma mencium dan meraba-raba buah dadanya sepintas dan saat tangkai kontolnya telah tegang langsung dimasukkan pada lubang memek Larah. Slot Thailand


Bahkan juga saat lubang memek itu tetap kering, hingga rasa sakitlah yang dirasa Larah.Kegarangan Dari Ibu Kos Yang Dahaga Akan Seks Sepanjang nyaris 8 tahun menikah, Larah tidak pernah rasakan enaknya bercinta dengan sebenarnya. Semua dikontrol dan ditata oleh suaminya. Berapakah hari sekali harus bercinta, langkah apa yang digunakan, dan lain-lain. Totok suaminya yang berumur nyaris empat puluh 5 tahun rupanya lelaki yang ortodok dan sebelumnya tidak pernah memerhatikan kemauan istrinya. Apalagi dia menanggung derita ejakulasi prematur. Hingga telah jarang-jarang frekwensinya, cepat juga keluarnya.Masalah tehnik bercinta, jangan ditanyakan. Tak ada macam dan dilarang istrinya memiliki inisiatif. Untuknya meraba-raba kemaluan istri apalagi menciumnya ialah dosa. Slot Kamboja


Memandang istri telanjang ialah waktu penuhi kewajiban suami istri di tempat tidur. Untuknya bersenggama ialah memasukkan tangkai kemaluannya yang tegang ke kemaluan istri dengan tujuan keluarkan airmani di dalam lubang itu secepat-cepatnya, tidak butuh menanyakan istrinya senang atau mungkin tidak.Hingga sepanjang tahun, Larah tidak lebih dari benda yang mati yang punyai lubang buat buang airmani suaminya jika tangkinya telah penuh. Larah sebagai wanita, yang rupanya memiliki keinginan menggebu, hanya dapat berangan-angan bercumbu sama lelaki yang dapat memberi kepuasan dengan penuh fantasi.Sepanjang tahun. Cuma kurang lebih satu tahun ini Larah berjumpa dengan seorang wanita sepantarannya yang alami nasib nyaris serupa dengannya. Mereka selanjutnya bersahabat dekat, sama-sama sharing dan bersimpati. Dari wanita ini, Lilis namanya, Larah memperoleh beberapa film porno yang dipinjam dengan diam-diam. Interaksi mereka benar-benar dekat karena ke-2 nya takut lakukan serong dengan cari lelaki lain. Yang berani mereka kerjakan pada akhirnya terkadang bermesraan berdua sebagai pasangan lesbian.Tapi sebagai wanita normal Larah tidak begitu memperoleh kepuasan yang diharap dari jalinan tersebut. Dan sekarang saat jari lelaki yang dengan penuh hati merabai wilayah sensitifnya, makin berkobarlah gairah ditubuh Larah. Seolah haus yang sejauh ini sudah temukan air yang dingin fresh."Ah..terus Ran.." desahnya membara.Kuluman bibir mereka terus sama-sama bertaut. Lidah mereka sama-sama menjilat, berpilin mesra. Sandy keluarkan semua kekuatannya, demikian pula dengan Larah coba melepas keinginan yang dikuburnya sejauh ini. Sepanjang tahun Larah menahan keinginannya. Tidak ada keberanian untuk menyeleweng, walau niat itu ada. Tetapi telah sejak mulai beberapa bulan akhir ini suaminya makin jarang-jarang menyentuhnya. Hingga keinginannya makin menggumpal.Malam hari ini keberaniannya ada saat suaminya tidak ada di rumah. Semenjak Sandy kos dirumahnya, Larah sudah memerhatikannya dan dia juga paham pemuda itu memerhatikannya.Malam hari ini Larah tidak peduli dengan dosa apalagi suaminya. Deposit pulsa tanpa potongan


Dia ingin keinginannya terlampiaskan.Mulut mereka telah sama-sama lepas, dan mulut Sandy mulai telusuri leher tingkatan Larah yang sejauh ini tertutup rapat. Mulut Sandy menciumi leher tingkatan yang halus itu sesaat terus kebawah kelihatannya akan kedaerah belahan dada Larah, tetapi mendadak Sandy berubah dari duduknya dan bertimpuh di lantai dan melepas kecupanya hingga wajahnya ada di paha Larah yang mengangkang di mana bibir memeknya sedang disentuhi jari pemuda tersebut. Ternyata Sandy ingin memberi rangsangan lebih kembali dan Larah paham tujuan Fandi.Dengan berdebar-debar dan semangat dinantinya tindakan Sandy selanjutnya pada selangkangannya lebih lebar mengangkangkan ke-2 kakinya. Larah merunduk memerhatikan kepala Sandy dicondongkan ke depan dan mulutnya mulai dekati selangkangannya yang terbuka. Dilihatnya TV yang sedang menyiarkan gambar yang kurang hot. Di depan Sandy ada selangkangan wanita yang sudah terkangkang bebas. Kelihatan bulu jembut yang menghitam cukup keriting menumbuhi lembah yang sempit antara paha montok yang putih mulus.Sandy menelan ludah menyaksikan panorama yang cantik tersebut. Dinding mayoranya kelihatan mengembang basah, dihias bulu jembut menghitam di pinggir dan atasnya. Kontras dan cantik untuk dilihat. Ke-2 tangannya menggenggam ke-2 paha yang sudah mengangkang tersebut. Dijulurkan lidahnya sentuh belahan kemerahan yang telah tersingkap tersebut.


Tercium harum wangi dari lembah tersebut. Ke-2 tangan Sandy berubah dekati lubang memek itu agar semakin menguakkannya"Ahhh.!" Larah mendesah dan pinggulnya tergetar saat ujung lidah itu sentuh bibir memeknya.Desahannya makin jadi saat lidah Sandy mulai menjilat-jilati bibir yang mengembang basah itu dan dengan ujung lidahnya menggelitik kelentit yang terselinap dibelahannya. Dan itu makin menambah Larah blingsatan rasakan nikmat yang tidak pernah dirasa sebelumnya. Pinggulnya dihentak-hentakkan keatas nikmati sentuhan yang tidak pernah dirasa tetapi sudah lama dihayalkan. Sandy terus lakukan jilatan yang nikmat itu dan tangannya yang satu mulai memasuki keatas meremasi buah dada yang montok padat.Ternyata Larah telah merasa makin panas walaupun di luar hujan tetap turun.


Selekasnya dibuka kimono dan dasternya, BH yang membuntel sepasang bukit kembar, hingga wanita yang setiap hari selalu berpakaian tertutup dan kelihatan alim ini sekarang duduk telanjang bundar disofa ke-2 kakinya mengangkang di mana seorang pemuda bertimpuh sedang menjilat-jilati memeknya. Mata Larah merem terbuka nikmati jilatan lidah dan rabaan tangan Sandy. Keinginan yang sudah lama dihayalkan sekarang mulai diwujudkan. Dia berkemauan untuk merealisasikan dan melakukan semua kangan-angan yang sejauh ini diletakkannya. Banyak kangan-angan menggila yang dulu pernah di rekanya, dari hasil pengamatannya melihat beberapa film porno.Demikian pula dengan Sandy, mimpinya sekarang terwujud.


Tidak cuma menyaksikan wanita berkerudung telanjang tetapi bisa juga merabai badannya bahkan bisa saja sesaat lagi bercinta dengannya. Jilatan dan rabaan Sandy ternyata sudah meningkatkan gairah Larah semakin tinggi sampai pada akhirnya dirasa keinginan itu makin mencapai puncak. Larah yang tidak pernah rasakan orgasme sepanjang terkait dengan suaminya, tetapi dari rangsangan saat terkait lesbian dengan Lilis dan saat melihat film porno sekalian merabai kemaluannya sendiri, dia mengetahui akan selekasnya orgasme. Dengan garang di tariknyanya kepala Sandy supaya semakin dekat keselangkangannya sekalian gerakkan pinggulnya turun naik, hingga tidak cuma mulut Sandy yang mengesek memeknya tetapi juga hidung dan dagu pemuda tersebut. "Ahhhduh..AAaaaHhhh….! Ahhh!!" jeritnya ketahan saat pada akhirnya orgasme itu tiba .Sandy sebelumnya sempat tidak dapat bernafas saat wajahnya dilelepkan rapat keselangkangan itu ditambahkan Larah rapatkan ke-2 pahanya menjepit kepalanya. Sesaat Larah menyenderkan kepalanya disandarkanan sofa dengan mata terpejam nikmati untuk pertama kalinya klimaks karena dicumbu lelaki, napas mengincar dan perlahan-lahan ke-2 kakinya yang menjepit kepala Sandy buka lagi hingga Sandy bisa melepas diri. Muka Sandy basah tidak cuma oleh keringat tetapi juga oleh cairan yang keluar lubang kepuasan Larah.Sandy bangun berdiri sekalian buka kausnya yang dipakai untuk mengelap wajahnya. Badannya berkeringat. Dipandangi wanita telanjang itu yang duduk mengangkang. Baru ini bisa dilihat badan telanjang wanita itu secara utuh."Hatur nuhun ya Ran" kata Larah mengucapkan terima kasih sekalian buka matanya dan menghayati kepuasan yang baru dicapainya.

Matanya berbinar lagi saat dilihatnya Sandy sudah berdiri telanjang bundar dengan tangkai kontol mengacungkan keras. Tangkai kontol yang lebih besar dan panjang. lebih besar dari punyai suaminya. Ini untuk pertamanya kali dia menyaksikan lelaki telanjang bundar selainnya suaminya. Sandy merapat dan raih tangan Larah, dan menariknya berdiri. Selanjutnya Sandy undur dua cara memperhatikan badan telanjang wanita itu semakin lebih cermat."Mengapa sich?" bertanya Larah sekalian senyuman-senyum."Aku melihati badan cantik prima yang sejauh ini tertutup" jawab Sandy yang kagum dengan yang ada didepannya.Rupanya betul yang kerap diangankannya mengenai apa yang telah ada dibalik pakaian tertutup yang sejauh ini digunakan Larah, bahkan juga lebih cantik dari yang dibayangkannya karena ini betul-betul riil. Badan Larah memang hampir prima. Tubuhnya tinggi langsing dengan muka yang elok dan lekuk tiap badannya sama-sama memberikan dukungan dan proposional. Buah dadanya besar padat berisi, pinggangnya ramping dengan pinggul dan bokong yang montok dan sepasang kaki panjang dengan paha yang padat berisi. Semua dibalut kulit yang putih mulus tanpa cela. Dan suatu hal yang rimbun dengan bulu kehitaman di pangkal pahanya menambahkan daya tarik.Panorama itu makin mengeraskan acungan tangkai kontol Sandy. Dan Larah yang telah kagum dengan benda itu dari barusan selekasnya raih dan mengenggamnya. Larah kembali duduk sekalian masih tetap menggengam tangkai kontol tersebut. Sandy meng ikuti dan tahu tujuannya. Rupanya wanita ini sarat dengan fantasi yang luar biasa, pikirnya. Dengan mata berbinar jadi perhatian tangkai kontol yang tegang didepannya. Kontol yang lebih besar dan panjang dari punyai suaminya.


Sudah lama Larah ingin rasakan mengulum kontol lelaki sama seperti yang dilihatnya difilm porno.Dipandangnya otot tegang dalam pegangan tangannya. Dengan ujung lidahnya dijilat perlahan-lahan kepala kontol yang mengkilat kecoklat-coklatan tersebut. Berasa aneh, tetapi diulangi kembali dan kembali hingga keinginannya semakin menggebu. Karena itu dengan perlahan-lahan dibuka mulutnya sekalian memasukkan tangkai kontol yang sudah basah itu dan dikulumnya. Sandy meringis nikmat diberlakukan demikian. Apalagi Larah mulai melumati tangkai kontol di dalam mulutnya dengan makin bergairah.Larah coba mempratekkan apa yang dilihatnya difilm. Dia bukan hanya memakai lidahnya tetapi menggaruki tangkai kontol itu dengam giginya, membuat Sandy makin meringis nikmat. Esa sedang pengin dirasa Larah ialah rasa air mani lelaki. Karena itu dia ingin menggairahkan Sandy supaya pemuda itu orgasme dan menumpahkan cairan mani di mulutnya. Larah yang sejauh ini sedih dengan kehidupan seks bersama suaminya sampai terturut jalinan lesbian dan kerap membayangkan fantasi-fantasi liar yang dulu pernah dilihatnya di film.Sekarang dia punyai peluang untuk merealisasikannya. Tidak ada rasa malu atau jijik. Sudah dilepaskan semua atribut sebagai istri yang taat dan saleh. Yang terdapat di dalam pikirannya ialah menyelesaikan keinginannya.Sandyyang tangkai kontolnya dikulum sebegitu rupa makin terangsang tinggi. Kuluman mulut Larah walaupun baru untuk pertama kalinya melakukan tetapi cukup membuat mengelinjang nikmat. Benar-benar lain kesannya.


Sampai pada akhirnya."Ah Teh, mau keluar nih" desis Sandymengingatkan sekalian coba menarik pinggulnya.Tetapi Larah yang ingin rasakan semprotan mani dimulutnya justru makin menggalakkan kulumannya. Sampai pada akhirnya tidak dapat ditahan kembali, tangkai kontol itu menumpahkan cairan kepuasan di dalam mulut Larah. Sandy meregang, dengkulnya berasa labil. Dan Larah makin memperkuat kuluman bibirnya di kontol tersebut. Dirasanya cairan hangat menyemprotkan di dalam mulutnya, rasanya aneh sedikit tetapi renyah. Lezat menurut dia. Tanpa sangsi Larah makin keras mengocak tangkai kontol itu dan dengan lahap ditelannya cairan yang muncrat dari lubang kontol Sandy, bahkan tetes paling akhir dengan mengisap tangkai kontol tersebut. Tanpa rasa jijik atau mual."Bagaimana rasanya Teh?" bertanya Sandy. Dia takjub ada wanita yang ingin menelan air maninya dengan semangat."Lezat, renyah" kata Larah tanpa sangsi. Ke-2 nya duduk di atas sofa atur napas. Selanjutnya Larah bangun."Sesaat ya, aku buat minuman untuk kamu" ucapnya sekalian kedapur dengan kenakan kimono.Sandy sekalian telanjang meng ikuti dari belakang dan ke kamar mandi bersihkan tangkai kontolnya sekalian kencing. Kemudian didapatkaninya Larah di dapur membikinkan minuman.Sandy dekati dari belakang dan mendekapnya sekalian tangannya meremas sepasang bukit kembar yang menggantung bebas. Larah menggeliat rasakan remasan di dadanya. Apalagi saat kuduknya diciumi Sandy. Perlahan-lahan dirasa tangkai kontol Sandy mulai bangun kembali menjejal dipantatnya. Larah makin mengelinjang saat tangan Sandy yang satunya mulai memasukii selangkangannya."Sudah tidak sabar ya" ucapnya sekalian tertawa dan kembali.


Kembali ke-2 nya berciuman dengan rakus."Dikamar saja ya" mengajak Larah saat kecupan mereka makin terlarut. Mereka masuk kekamar yang umumnya untuk tamu.Disitu tersedia tempat tidur besar dengan kasur empuk.Larah menggerakkan badan Sandy ke tempat tidur dan jatuh terlentang. Larah selekasnya jatuhkan badannya di tempat tidur susul Sandy. Ke-2 nya berciuman lagi dengan buas. Tetapi sesaat karena Larah menggerakkan kepala Sandy kebawah. Dia ingin Sandy mengerjai buah dadanya. Sandy menurut karena dia juga ingin rasakan halusnya sepasang bukit kembar yang montok berisi tersebut. Larah mendesah sekalian mengeremas rambut Sandy yang mulai menjilat-jilati dan mengisapi salah satunya pentil buah dadanya. Dan yang satunya diremasi tangan Sandy secara halus. Sandy rasakan buah dada yang halus dan perlahan-lahan berasa makin menegang dengan puting yang mengeras."Oh Ran! Geliin..terus akh!" Tangan Sandy yang satunya mulai memasukii lagi selangkangan wanita tersebut. Larah menyambutnya dengan renggangkan ke-2 kakinya."Ahh..terus sayang!" desisnya saat jari pemuda itu mulai sentuh kemaluannya.Jari Sandy dengan perlahan-lahan telusuri lembah dengan bulu di mana didalamnya ada bibir halus yang lembab.Larah makin menggeliat saat ujung jemari Sandy sentuh kelentitnya. Sekarang mulut dan tangan Sandy dengan bersama memberi rangsangan ke wanita kesepian yang haus sex tersebut. Fana Larah juga nikmati jilatan dan rabaan pemuda tersebut.


Sejumlah lama selanjutnya Sandymengambil ide sesudah senang memasukii sepasang bukit ranum itu, perlahan-lahan mulutnya mulai bergerak kebawah telusuri perut mulus Larah dan stop di pusarnya.Larah menggeliat saat pusarnya dijilat lidah pemuda tersebut. Larah ternyata tidak ingin nganggur sendiri. Diambilnya pinggul Sandy mengarah kepalanya. Sandy paham tujuannya. Dengan selekasnya dikangkangi kepala Larah antara ke-2 pahanya dan tempatkan pangkal pahanya dengan tangkai kontol yang menegang keras di atas muka Larah. Yang selekasnya disongsong kuluman Larah secara bergairah. Sandy juga tempatkan kepalanya antara paha Larah yang mengangkang. Mulutnya mulai memasukii lagi lembah wangi berjembut lebat tersebut. Ke-2 nya lakukan pekerjaan dengan gairah yang makin tinggi dan terus berusaha menggairahkan pasangan masing-masing. Larah istri kesepian yang sekian tahun simpan keinginan, hingga saat ini seolah memiliki gairah yang kelihatannya tidak habis-habisnya untuk ditumpahkan. Demikian pula dengan Sandy pemuda bujang yang eksper dalam soal wanita tetapi baru ini kali bercinta dengan istri orang, hingga fantasi yang dirasa benar-benar berbeda dari yang dulu pernah dirasakan sebelumnya. "Ooohhh! Ran, lakukan" desah Larah mulai tidak kuat meredam keinginannya. Sandy selekasnya hentikan jilatannya dan atur posisi. Larah telentang pasrah dengan ke-2 paha lebar terbuka menunggu hujaman tangkai kontol Sandypada lubang memeknya yang sudah makin berdenyut.


Dadanya berdebar-debar kuat, mengingatinya saat malam pertama saat pertama kalinya disetubuhi suaminya. Umurnya belum juga tujuh belas tahun saat itu. Tidak ada kemesraaan dan kepuasan, yang terdapat cuma kesakitan saat tangkai kontol Totok menyobek lubang kemaluannya. Untung hanya berjalan sesaat karena suaminya cepat keluar air maninya.Dilihatnya muka senang suaminya saat ada bintik darah disprei, pertanda istrinya masih perawan.Larah tersentak dari mimpi jeleknya saat berasa benda hangat sentuh bibir memeknya. Direngkuhnya badan Sandy saat perlahan-lahan tangkai kontol yang keras itu mulai telusuri lubang memeknya."Akh! sedap Ran!" desahnya. Tangannya menekan pinggul Sandy supaya tangkai kontol pemuda itu masuk semuanya.Sandy rasakan nikmat. Memek Larah berasa sempit dan geret. Sandy mulai gerakkan pinggulnya perlahan-lahan turun-naik dan terus dipercepat disertai pergerakan pinggul Larah. Ke-2 nya terus berlomba meraih nikmat."Mari Ran pacu terusss!" desah Larah semakin lenyap kendalian rasakan nikmat yang baru ini kali dirasa. Sandy mengerakkan pinggulnya makin cepat dan keras. Kadang-kadang disentakkan ke depan hingga tangkai kontolnya habis masuk semuanya kedalam memek Larah."Oh..Ran !"jerit Larah nkmat setiap Sandy melakukan.Berasa tangkai kontol itu menyikat dasar lubang memeknya yang paling dalam.Makin kerap Sandy melakukan, semakin nikmat yang dirasa Larah hingga pada hentakan yang demikian Larah rasakan otot di semua badannya meregang.


Dengan tangannya didesak bokong Sandy supaya hujaman tangkai kontol itu makin dalam. Dan berasa ada yang berdenyut di dalam lubang memeknya."Ahk..! Ahduh akhh!" teriaknya ketahan rasakan orgasme untuk yang pertama kalinya waktu bersanggama sama lelaki.Begitu nikmat dirasa Larah. Semua badannya berasa dialiri listrik bertenaga rendah yang membuat berhembus. Sandy yang masih belum keluar terus gerakkan pinggulnya makin cepat. Mengakibatkan Larah berusaha lagi menyeimbangi.Diangkat ke-2 kakinya keatas dan digenggam ke-2 tangannya, hingga pinggulnya sedikit terangkut hingga memeknya makin menjengkit. Mengakibatkan hujaman kontol Sandy makin dalam. Sandy yang berusaha capai kepuasannya, merasa lebih nikmat dengan posisi Larah semacam itu.


Demikian pula dengan Larah, perlahan-lahan kepuasan pucuk yang masih belum turun betul naik kembali.Larah mengusung dan menumpangkan kakinya dipundak Sandy, hingga selangkangannya lebih terangkut.Sandy merengkuh ke-2 kaki Larah, hingga badannya 1/2 berdiri. Dirasa capitan memek Larah semakin terasa hingga gesekan tangkai kontolnya jadi makin nikmat. Sandy makin menghentakkan pinggulnya saat dirasa kepuasan pucuk telah makin dekat dirasa."Ahhh" Sandy mendesah nikmat saat dari tangkai kontolnya menyemburkan cairan kepuasannya.Dikocaknya terus tangkai kontol itu untuk menyelesaikan keinginannya. Bersama dengan itu Larah ternyata rasakan kepuasan yang ke-2 kalinya."Akhh!!" jeritnya untuk ke-2 kali rasakan orgasme beruntun.


Badan Sandy roboh di atas badan Larah. Ke-2 nya sama-sama berdekapan. Kemaluan mereka tetap bertaut.


Keringat mengalir dari badan ke-2 nya, berpadu. Napas sama-sama mengincar."Terima kasih ya Ran, terima kasih" kata Larah terbata berterima kasih antara napasnya yang mengincar.Habis telah keinginannya. Dua badan yang panas berkeringat terus berdekapan menangani dinginnya malam.Tidak sampai 15 menit mereka sama-sama berdekapan saat dirasa Sandy, tangkai kontolnya yang sudah terlepas dari lubang memek Larah mulai disentuhi dan diremas lagi oleh tangan Larah. Ternyata wanita ini ingin kembali. Sandy tersenyum dalam hati, lembur nih ini malam! Memang Larah telah bangun kembali keinginannya. Gairahnya yang lama terkubur seolah-olah selekasnya ada walaupun lagi baru tercukupi. Kelihatannya dia tidak mau melepas peluang malam hari ini untuk bercinta sebanyak-banyaknya dengan Sandy sampai esok pagi, secara beragam tehnik dan posisi yang sejauh ini hanya diangankannya.Dan malam itu mereka melalui malam panjang dengan penuh keringat, cumbuan, rabaan, hentakan napas dan desahan nikmat berulang-kali sampai pagi. Sandy bangun saat dirasa cahaya matahari menerangi badannya yang telanjang hanya tertutupi selimut. Dia tetap terbujur diranjang tempat ia bercinta semalaman dengan Larah. Dilihatnya telah jam 10. Tubuhnya berasa fresh walaupun semalaman keluarkan tenaga untuk layani dan menyeimbangi gairah Larah yang rupanya tidak mengenal senang. Tidak kurang dari 5 ronde dilalui oleh mereka dengan sesaat saja istirahat.Sandy selalu ingat tiap dua atau tiga ronde, Larah selalu membuatkannya minuman semacam jamu yang rupanya benar-benar bermanfaat mengembalikan dayanya hingga mampu layani wanita yang haus seks itu berulang-kali. Sandy tetap tiduran. Dicoba memikirkan peristiwa semalam. Seperti mimpi tetapi betul terjadi. Wanita yang kelihatan halus tetapi rupanya benar-benar garang di Tempat tidur. Begitu lah Narasi Hot Terbarut



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

authorIKUTI EVENT SLOT & SBOBET #PETIRZEUS88 ❗ ☎️WA: +62 812-6932-3693
Link Alternatif →