Rabu, 20 Desember 2023

Selingkuh dengan Sepupu Mesum yang Bohay

 Videomolek Serong Dengan Ponakanku Yang Seksi, Sepanjang hari saya menanti suamiku pulang tetapi ia tidak tiba , saya takut jika berita yang saya dengar betul, Siang tadi saya dengar dari temanku jika suamiku sedang berduaan dalam suatu kafe sama wanita elok, dan ia katakan jika wanita itu lebih muda dariku dan performanya benar-benar seksi. Aku juga jadi takut kalau-kalau suamiku akan serong dariku seperti pada narasi dewasa.

Belakangan ini sikapnya sedikit berbeda, ia seringkali mengotak-atik handphonenya. Tetapi saya sedikit tanya ngerinya di katakan terlampau ikut serta masalahnya walaupun saya ialah istrinya, pernikahan kami telah jalan sepanjang delapan tahun lama waktunya. Dan anak kami juga kelas 1 SD tahun ini, bagaimana bila mas Alan menghianatiku, benar-benar saya demikian takut.

Karena saat ini banyak terjadi perselingkuhan dan tidak cuma salah satunya narasi dalam narasi dewasa. Apalagi suamiku bekerja di kantoran dan saya cuma wanita yang cuma di dalam rumah saja, dan jauh dari performa stylish seperti wanita karier yang bekerja di kantoran. Interaksi kami demikian abadi sejauh ini, namun sikap mas Alan lebih dingin belakangan ini.

Saaya tahu dengan umur masuk 30 tahun mungkin saya telah kelihatan lebih tua, tetapi apa yang perlu saya kerjakan. Jika saya harus menjaga diri seperti wanita yang kerap ke salon, darimanakah saya harus mendapatkan uang lebih. Dan saya harus pandai-pandai menabung tersisa dari menyisihkan uang berbelanja yang diberikan oelh suamiku, sebetulnya siapa wanita tersebut.

Saaya sedikit menanyakan pada suamiku tetapi saya memiliki saudara ponakan yang bekerja di dalam kantor yang sama dengan suamiku. Aida namanya dan ini hari saya telah ada janji dengannya pada tempat makan yang tidak jauh dengan kantornya "Hei.. mbak.. tumben nih.." Ucapnya menyapaku terlebih dahulu "Iya.. mari duduk dahulu.. kita makan saja kelak mbak ceritain permasalahan mbak.." Kataku kepadanya.

Sembari makan aku juga bercerita mengenai suamiku pada Aida ponakanku "Anda kan sekantor dengan suami mbak.. kamu ketahui ia dekat sama wanita lain tidak.." Aida kaget selanjutnya ia katakan "Mustahil lah mbak.. mas Alan serong dari mbak.. mbak kan elok.." Kata Aida padaku, diapun menentramkan hatiku. Dan janji akan memberitahukanku jika ia menyaksikan mas Alan sama wanita lain.

Aku juga pulang dengan hati sedikit lega, karena Aida katakan jika mas Alan masih seperti dahulu. Ia tidak sukai jalan dengan wanita walaupun beberapa wanita elok di kantornya, sampai di dalam rumah saya segera masak kegemaran mas Alan. Mungkin saya yang kurang memberi perhatian kepadanya, menjadi saya akan berbeda lebih perhatian dan akan yakin pada suamiku.

Pas jam pulang dari kantor ia datang di dalam rumah, saya segera sediakan makan malam dan dekatinya "Makan dahulu ya mas.." Tetapi bukanlah sikap halus yang saya terima ia justru berbicara dengan suara kasar "Anda ngapain nanya-nanya mengenai saya sama Aida.. kamu ingin membuat malu saya.." Saaya terkejut karena suamiku tahu jika saya menjumpai Aida, bukanlah Aida katakan akan merahasiakannya dari suamiku.

Bukanlah semakin tenang semenjak waktu itu kami jadi lebih kerap berkelahi, bahkan juga saat saya coba mengontak Aida ia kelihatannya tidak ingin mengusung telepon dariku. Mungkin ia terkena geram suamiku karena itu ia jadi takut untuk terkait denganku, dan aku juga tak lagi terkait dengannya apalagi saya takut jika tiba menjumpai Aida suamiku akan mengetahui.

Sikap suamiku betul-betul kelewatan sekarang ia telah 2 hari tidak pulang, dan saya telah coba menghubunginya tetapi tidak dapat. Pada akhirnya saya ke rumah orang tuaku untuk memercayakan anakku, kebenaran ini hari pas hari minggu. Saaya punya niat cari suamiku tetapi saya tidak memberitahukan orang tuaku mengenai permasalahan yang saya temui.

Kebenaran disitu saya berjumpa dengan tanteku, yaitu orangtua dari Aida. Ia katakan jika Aida saat ini tidak tinggal dengannya kembali, tetapi mengontrak di teritori tempat ia bekerja, dengar hal tersebut saya suka sesudah mendapatkan alamat Aida saya selekasnya ke arah sana. karena saya ingin ajak Aida untuk cari tahu kehadiran suamiku, Aida rekan satu kantornya ia tentu banyak tahu mengenai rekan suamiku.

Tiba di muka rumah kontrak Aida saya demikian terkejut, di pelataran rumahnya yang tidak demikian luas terpakir mobil suamiku. Ketika itu hatiku mulai berprasangka buruk, dengan cara cepat saya masuk ke rumah Aida yang kebenaran tidak terkunci pintu depannya. Betul saja saya dengar suara seorang yang ada dalam kamar rumah itu yang hanya ada satu ruang tidur tersebut.

Tetapi entahlah mengapa kakiku seperti tidak bisa mengambil langkah kembali "Aahhhh.. maaaasss.. jangaaan.. aaaggggghhh… aaaagggghhh…" Dalam sana saya menyaksikan suamiku sedang melepaskan handuk yang dipakai oleh Aida ponakanku, saat handuk itu lepas merangkumun sama-sama menindih dengan badan ke-2 nya dalam keadan telanjang bundar dan saya sanggup menyaksikannya secara jelas.

Suamiku lantas mengacung kontolnya dan secara gampang dapat masuk ke kemaluan Aida "Ooouuuugggghhh… yang keraaaas… maaaas… aaaghhhh… aaaaggghhh….

aagghhhh… aaagggggghhhhh…. aaaggghhhh… " Aida kelihatannya demikian nikmati permainan sex dari suamiku, ia demikian suka kedengar dari mulutnya diapun mendesah di selang senyumnya.

Aida terus mendesah "OOouuuggghhhh…. aaaaggghhhh… aaaggghh.. niiikmaaaat sayaaaang… aaaggghh.. yaaaccchhh.. terussssss… aaaagggghhh.." Merangkumun sama-sama pagut dan sama-sama berciuman sekalian terus bergerak, saat Aida membalikan badannya dan ganti ia yang ada pada posisi atas. Ketika itu saya sanggup memperkeras tangisanku walaupun masih pada kondisi duduk di lantai.

Karena kakiku kelihatannya tidak ada kemampuan untuk berdiri kembali "OOouuuggghhh…. aaggggghhh… mbaaak…. " Aida menyaksikan ke arahku, waktu itu suamiku mas Alan menyaksikan ke arahku. Mereka ketahan sesaat sebelumnya terakhir sama bangun lantas ambil baju mereka dan saya tidak suka pada kakiku yang tidak dapat berdiri .

Sampai mas Alan dekatiku dan berbicara "Mari kita pulang…" Ia berusaha tarik tanganku, waktu itu saya berkekuatan untuk berteriak sekuat-kuatnya sampai beberapa orang yang mendekati rumah kontrak Aida, saat sebelum saya sanggup berdiri saya tidak ingat apapun kembali. Saat terjaga saya sadar jika saya telah ada dalam ruang rumah sakit.

cerita seks, cerita sex, cerita bokep, cerita sex dewasa, cerita sex sedarah, cerita panas, cerita seks dewasa, cerita sex terbaru, cerita sex bergambar, cerita sex tante, kumpulan cerita sex, cerita dewasa hot, cerita dewasa sex, cerita sex hot, kumpulan cerita dewasa, cerita sex selingkuh, cerita dewasa bergambar, cerita seks sedarah, cerita dewasa sedarah, cerita bercinta, cerita seks terbaru, kisah sex, slot dana 5000, slot pulsa, slot thailand, slot kamboja, deposit pulsa tanpa potongan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

authorIKUTI EVENT SLOT & SBOBET #PETIRZEUS88 ❗ ☎️WA: +62 812-6932-3693
Link Alternatif →